Materi Lengkap Azimuth dan Back Azimuth (Pengertian, Teknik Menghitung dan Menentukan)

Peta dan pemetaan adalah materi yang cukup memerlukan keterampilan dalam perhitungan. Diantaranya tentang pemahaman sudut azimuth dan back azimuth.

Apa yang di Maksud Azimuth dan Back Azimuth?

kegunaan azimuth cara menghitung azimuth

Azimuth, pada KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia disebut azimut adalah besarnya sudut diapit oleh garis yang ditentukan dengan garis Utara-Selatan (dihitung mengikuti perputaran arah jarum jam mulai dari titik utara dengan limit 0 derajat sampai dengan 360 derajat).

Azimuth dapat disebut juga sebagai sudut kompas adalah besar sudut yang terbentuk antara satu titik dengan arah utara yang dihitung searah jarum jam. Jika kita mulai membidik suatu objek atau tanda di suatu lokasi dengan kompas, dan mendapatkan sudut yang tercipta antara objek dengan arah utara, maka sudut tersebut yang disebut azimuth.


Azimuth adalah salah satu metode yang digunakan militer untuk menentukan arah atau posisi suatu objek.
Azimuth dapat diartikan sebagai suatu sudut yang diukur dari patokan dasar pada arah kompas yaitu Utara serta searah jarum jam.

Sedangkan back azimuth adalah kebalikan dari azimuth yaitu sudut yang terbentuk berbalik dari azimuth atau berlawanan dengan arah jarum jam. Back azimuth disebut juga sebagai sasaran balik atau back reading.


Materi Lengkap Azimuth dan Back Azimuth (Pengertian, Teknik Menghitung dan Menentukan)



Jenis / Macam Azimuth

Versi Singkat:
Ada 3 jenis azimuth antara lain: Azimuth Sebenarnya, Azimuth Magnetic/Kompas, dan Azimuth Peta. Artinya titik pangkal nol (0) derajat dan 360 derajat adalah Utara.

Lebih jelasnya, Azimut terdiri atas tiga macam, yaitu :

Azimuth sebenarnya, adalah besar sudut yang terbentuk antara utara sebenarnya yaitu utara yang mengarah pada kutub utara bumi dengan titik sasaran.
Azimuth magnetis, yaitu besar suatu sudut yang terbentuk antara utara magnetik (bisa dilihat pada jarum kompas) dengan titik sasaran.
Azimuth peta merupakan besar sudut yang terbentuk antara utara peta dengan titik sasaran.


Bagaimana Cara Menghitung dan Menentukan Azimuth & Back Azimuth pada Kompas atau Peta?

Cara menentukan azimuth dan back azimuth adalah sebuah metode dasar yang wajib dimiliki dalam peta kompas atau navigasi darat. Yang berarti saat melakukan navigasi darat atau disebut Navrat (teknik menentukan letak pada peta dan medan) dengan menggunakan alat kompas dan peta dibutuhkan kemampuan untuk menentukan azimuth dan back azimuth. Selain dari pada azimuth dan back azimuth, teknik lain yang wajib dikuasai adalah orientasi peta, resection, dan intersection.


Teknik rumus menentukan azimuth dan back azimuth


Bagi seorang pramuka dan penggiat alam bebas lainnya (seperti pencinta alam), teknik-teknik dasar navigasi darat, termasuk cara menentukan azimuth dan back azimuth akan sangat penting untuk dikuasai. Ini supaya kegiatan penjelajahan, petualangan, survival dan perjalanan atau hiking saat di alam terbuka dapat berlangsung dengan lancar. Karena itu tidak mengherankan jika kemampuan ini kemudian menjadi salah satu syarat dalam SKU Pramuka Penegak Bantara.

Untuk menentukan sudut azimuth cukup mudah. Yaitu bidikkan kompas pada objek atau benda dilokasi yang dituju. Besar derajat (arah) yang diperolah tersebut yang dinamakan sebagai azimuth. Namun sebelum itu harus memastikan dan mengetahui posisi kita di peta atau yang dinamakan sebagai teknik orientasi medan. Sehingga lebih mempermudah kita untuk dapat menggambar atau memindahkan azimuth tersebut di atas peta.


Contoh Azimuth dan Penyelesaiannya

Coba Kakak bayangkan sedang berada di tengah-tengah Kepulauan Indonesia, lalu menghadaplah ke utara. Cakrawala disekitar anda terlihat membentang sebesar 360 derajat busur lingkaran. Jika bergerak dari titik sebelumnya ke arah utara maka akan bertemu Filipina, jika berbelok ke kanan atau dengan arah sudut 90 derajat dari utara maka akan menuju Papua Nugini di akhir, jika berjalan ke selatan atau dengan arah sudut 180 derajat maka akan berakhir di Samudera Hindia dan azimuth 270 derajat dari utara akan menuju ke arah Samudera Hindia. Jadi sudut yang akan dibentuk dari arah utara tersebut dinamakan sebagai Sudut Azimuth.


Jika membahas tentang azimuth dan back azimuth maka kita harus tahu bahwa keduanya dinyatakan dalam satuan derajat. Contoh penulisan secara lengkapnya adalah 199°33'25", dibaca sebagai 199 derajat, lebih 33 menit, lebih 25 detik. (60 dtk = 1 mnt dan 60 mnt = 1 derajat).

Untuk menentukan sasaran balik atau back azimuth, menggunakan penghitungan :

Jika diketahui sebuah sudut azimuth 95 derajat maka sudut back azimuth adalah 95 + 180 = 275 derajat, dan jika besar sudut azimuth 325 derajat amaka sudut back azimuthnya adalah 325 - 180 = 145 derajat.
Cara Menghitung dan Menentukan Azimuth & Back Azimuth

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa azimuth terdiri dari tiga macam. Yaitu utara sebenarnya (utara yang mengarah pada kutub utara bumi), utara magnetik (ditunjukan oleh jarum kompas), dan utara peta. Hal ini sebetulnya tidak begitu berpengaruh jika selisih sudutnya sangat kecil. Tapi pada beberapa lokasi, selisih untuk sudut / deklinasi sangat besar oleh karena itu perlu dilakukan perhitungan koreksi sudut ketika memasukkan hasil penghitungan azimuth ke dalam peta.

Pengertian, contoh, teknik untuk menentukan azimuth an back azimut.sudah dijelaskan diatas. Semoga bermanfaat untuk menambah wawasan kakak kakak semuanya.
Jika ada yang kurang jelas silahkan berkomentar dibawah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Download Materi Kepemimpinan dalam Gerakan Pramuka (Power Point / PPT)

21 Perlengkapan Berkemah yang Dibutuhkan dan Harus Dibawa

Lagu Pantun Pramuka Lengkap dengan Kunci Gitar / Chord